Musim Gugur Di Gunung Jirisan

 



Indikatornews.com

Gunung Jiri adalah salah satu gunung tertinggi di Korea Selatan yang memiliki memiliki permukaan yang tidak rata dalam wujud yang mengesankan. Selama musim daun-daun berguguran di akhir bulan Oktober, lereng Gunung Jiri akan dipenuhi dengan warna-warni indah dedaunan khas musim gugur. Gunung Jiri terletak di tiga provinsi, yaitu Gyeongsangnam-do, Jeollabuk-do dan Jeollanam-do. Dan banyak para pengunjung yang memilih melakukan pendakian pada malam hari untuk lebih memahami Gunung Jiri.

Gunung Jiri merupakan akhir Rangkaian Pegunungan Sobaek. Rangkaian Sobaek merupakan akhir dari Rangkaian Baekdudaegan, barisan yang berjejer di sepanjang Semenanjung Korea. Nama Jirisan dapat diterjemahkan kedalam bermacam-macam makna, yang umumnya bernuansa mistis. Jiri dapat bermakna “Gunung Orang yang Aneh dan Bijak”. Dapat pula diterjemahkan sebagai “Kebijaksanaan dan Keindahan”, kata yang berasal dari sutra agama Buddha. Jiri dikenal sebagai tempat berdiamnya para pertapa, yang meyakini bahwa gunung tersebut dapat membuat mereka bijaksana.

Tahun 1967, Gunung Jiri ditetapkan sebagai taman nasional. Gunung ini membentang di wilayah 4 kabupaten dan 1 kota di 3 provinsi, meliputi Kabupaten Hadong, Hamyang, Sancheong (Gyeongsang Selatan), Kabupaten Gurye (Jeolla Selatan), dan kota Namwon (Jeolla Utara). Garis lingkar Gunung Jiri panjangnya mencapai 320 km, dan memiliki 3 puncak tertinggi, yaitu  Cheonwangbong (1.915 m), Banyabong (1.732 m), dan Nogodan (1.507 m).

Taman Nasional Gunung Jiri melindungi keanekaragaman hayati tertinggi. Jenis flora dan fauna yang hidup di kawasan ini mencapai 4.989 jenis. Flora Gunung Jiri bervariasi dari vegetasi iklim hangat, sedang, sampai dingin.  Hewan-hewan yang hidup di sini antara lain terwelu, roe siberia, elk, dan kucing liar. Sebelum punah, harimau Korea terakhir juga terlihat di taman nasional ini.

Ada sebuah desa yang masih hidup dengan cara tradisional bernama “Cheonghak-dong” dan  7 buah kuil Buddha yang terdapat di dalam wilayah Gunung Jiri. (nika rakasiwi)


Comments